PENGARUH LATIHAN GYROBALL TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT LENGAN ATLET BULUTANGKIS

Yusril, Yusril and Riswanto, A. Heri and Jusriati, Jusriati (2026) PENGARUH LATIHAN GYROBALL TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT LENGAN ATLET BULUTANGKIS. PENGARUH LATIHAN GYROBALL TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT LENGAN ATLET BULUTANGKIS, 6 (2). pp. 602-611. ISSN 2775-7714

[img] Image (Sampul Artikel)
cover_imagee.png - Cover Image

Download (1MB)
[img] Text (Artikel)
Jurnal yusil.pdf - Published Version

Download (238kB)
[img] Text (Lembar Turinitin)
cek plagiasi yusril.pdf - Supplemental Material

Download (353kB)
Official URL: https://doi.org/10.38048/jor.v6i2.7074

Abstract

Bulutangkis merupakan cabang olahraga yang membutuhkan kecepatan, kelincahan, ketepatan, daya tahan, dan kekuatan otot lengan untuk menunjang kualitas pukulan. Pada atlet Bulutangkis Binataruna, kekuatan lengan masih belum optimal, terlihat dari ayunan raket yang kurang bertenaga, pukulan yang belum stabil, serta kelelahan lengan saat latihan berlangsung cukup lama. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan atlet dalam melakukan pukulan clear, drive, dan smash secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan gyroball terhadap peningkatan kekuatan lengan atlet Bulutangkis Binataruna. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 25 atlet, sedangkan sampel sebanyak 12 atlet dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria aktif mengikuti latihan dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian penelitian. Latihan ini dipilih karena mampu memberikan resistensi dinamis pada otot lengan dan pergelangan tangan selama gerakan berlangsung secara berulang dan terkontrol baik. Perlakuan berupa latihan gyroball diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu. Instrumen penelitian menggunakan tes push-up, sedangkan data dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene Test, dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 12,50 meningkat menjadi 17,00 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 4,50. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian, latihan gyroball dapat digunakan sebagai alternatif latihan yang efektif, sederhana, dan terarah untuk meningkatkan kekuatan lengan atlet bulutangkis.

Item Type: Article
Contributors:
ContributionContributorsID/NIDN/NIDK
TeacherRiswanto, A. HeriNIDN0905039301
TeacherJusriati, JusriatiNIDN0903069201
Uncontrolled Keywords: keyword : Latihan Gyroball, Kekuatan Lengan, Atlet Bulutangkis, Tes Push-Up
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Jasmani
Depositing User: Yusril Yusril yus
Date Deposited: 09 Jul 2026 03:58
Last Modified: 09 Jul 2026 04:42
URI: http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6523

Actions (login required)

View Item View Item