Lutf'yana, Eva and Kadir, Abdul and Fahmi, Ainul (2026) MENURUNKAN FEAR OF MISSING OUT MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK CONGNITIVE BEHAVIOR THERPY PADA SISWA SMK KEC. LAMASI KAB. LUWU. MENURUNKAN FEAR OF MISSING OUT MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK CONGNITIVE BEHAVIOR THERPY PADA SISWA SMK KEC. LAMASI KAB. LUWU, 11 (2). pp. 280-292. ISSN 2548-6950
|
Image (Sampul artikel)
sampul.pdf - Cover Image Download (148kB) |
|
|
Text (Artikel)
Artikel Eva Lutf'yana_221230020.pdf - Supplemental Material Download (271kB) |
|
|
Text (Lembar turnitin)
(1) MENURUNKAN FEAR OF MISSING OUT MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK CONGNITIVE BEHAVIOR THERPY PADA SISWA SMK NUSA PRIMA KEC. LAMASI KAB. LUWU.pdf Download (258kB) |
|
|
Other (Link Artikel)
50738 - Additional Metadata Download (55kB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Fear of Missing Out (FoMO) sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT), serta menguji efektivitas layanan tersebut dalam menurunkan tingkat FoMO pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 7 siswa yang memiliki tingkat FoMO tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket FoMO, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat FoMO setelah pelaksanaan layanan konseling kelompok berbasis CBT. Temuan tersebut didukung oleh nilai signifikansi sebesar 0,018 (p < 0,05) serta nilai effect size sebesar 2,69 yang berada pada kategori sangat besar. Oleh karena itu, layanan konseling kelompok berbasis CBT terbukti efektif dalam menurunkan tingkat Fear of Missing Out pada siswa.
| Item Type: | Article | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Fear of Missing Out (FoMO) sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT), serta menguji efektivitas layanan tersebut dalam menurunkan tingkat FoMO pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 7 siswa yang memiliki tingkat FoMO tinggi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket FoMO, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji Wilcoxon dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat FoMO setelah pelaksanaan layanan konseling kelompok berbasis CBT. Temuan tersebut didukung oleh nilai signifikansi sebesar 0,018 (p < 0,05) serta nilai effect size sebesar 2,69 yang berada pada kategori sangat besar. Oleh karena itu, layanan konseling kelompok berbasis CBT terbukti efektif dalam menurunkan tingkat Fear of Missing Out pada siswa. | |||||||||
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Bimbingan dan Konseling | |||||||||
| Depositing User: | Eva Eva lutf'yana 221230020 | |||||||||
| Date Deposited: | 29 Sep 2026 03:23 | |||||||||
| Last Modified: | 29 Sep 2026 03:23 | |||||||||
| URI: | http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6959 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
