UJI KANDUNGAN SENYAWA FENOLIK DAN FLAVONOID EKTRAK ETANOL HERBA KIRINYUH (Chromolaena odorta L.) DENGAB METODE SPEKTROFOTOMETRI UV VIS DAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

Subhan, Magfirah Putri (2026) UJI KANDUNGAN SENYAWA FENOLIK DAN FLAVONOID EKTRAK ETANOL HERBA KIRINYUH (Chromolaena odorta L.) DENGAB METODE SPEKTROFOTOMETRI UV VIS DAN KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO.

[img] Image
SAMPUL_221320039.pdf - Cover Image

Download (46kB)
[img] Text
PENDAHULUAN_221320039.pdf - Submitted Version

Download (429kB)
[img] Text
BAB_221320039.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text
LAMPIRAN_221320039.pdf - Supplemental Material

Download (1MB)

Abstract

Herba kirinyuh (Chromolaena odorata L.) merupakan tanaman liar yang diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder seperti fenolik dan flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini dilakukan karena belum optimalnya pemanfaatan seluruh bagian herba kirinyuh dan perlunya standardisasi ilmiah mengenai kandungan bioaktifnya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ekstrak etanol herba kirinyuh mengandung senyawa fenolik dan flavonoid yang teridentifikasi secara kualitatif dengan Kromatografi Lapis Tipis serta berapa kadar total kedua senyawa tersebut secara kuantitatif dengan Spektrofotometri UV-Vis. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan fenolik dan flavonoid secara kualitatif menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis serta menentukan kadar totalnya secara kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium, di mana sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, diuapkan dengan rotary evaporator, lalu diuji melalui skrining fitokimia, Kromatografi Lapis Tipis, dan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan hasil positif pada flavonoid (warna jingga) dan fenolik (warna hijau kehitaman). Pada pengujian kuantitatif Spektrofotometri UV-Vis, kadar total flavonoid menggunakan standar kuersetin pada panjang gelombang 415 nm menghasilkan kadar sebesar 14,3 QE/g, sedangkan kadar total fenolik menggunakan standar asam galat pada panjang gelombang 765 nm menghasilkan kadar sebesar 4,82 GAE/g. Hasil pengujian KLT menunjukkan adanya bercak flavonoid pada pengamatan UV 366 nm dengan nilai Rf sebesar 0,8 dan bercak gelap pada UV 254 nm dengan nilai Rf 0,9, sedangkan pada pengujian fenolik terbentuk bercak gelap pada UV 254 nm dengan nilai Rf 0,9 tanpa bercak jelas pada UV 366 nm. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol herba kirinyuh terbukti mengandung senyawa flavonoid dan fenolik yang memiliki potensi kuat sebagai sumber antioksidan alami serta dapat menjadi dasar pengembangan bahan baku obat herbal. Kata Kunci: Chromolaena odorata L., Fenolik, Flavonoid, Kromatografi Lapis Tipis, Spektrofotometri UV-Vis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsID/NIDN/NIDK
Thesis advisorHardiyanti, AndiNUPTK4049774675230303
Thesis advisorAsmawati, AsmawatiNIDN0927038502
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: magfirah Magfirah Putri Subhan 221320039
Date Deposited: 14 Jul 2026 06:17
Last Modified: 14 Jul 2026 06:17
URI: http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6553

Actions (login required)

View Item View Item