Rismar, Imam (2026) FORMULASI LOTIO EKSTRAK DAUN PARE (Momordica charantia L), BAWANG MERAH (Allium cepa L), KUNYIT (Curcuma longa L) SEBAGAI TERAPI TOPIKAL SARAMPA (Exanthema Subitum) : EKSPLORASI POTENSI AKTIVITAS SECARA IN SILICO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO.
|
Image
Sampul_221320143.pdf - Cover Image Download (186kB) |
|
|
Text
Pendahuluan_221320143.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB_221320143.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Lampiran_221320143.pdf - Supplemental Material Download (1MB) |
Abstract
Sarampa (Exanthema subitum) merupakan penyakit infeksi virus yang umum terjadi pada bayi dan balita, ditandai dengan demam tinggi yang diikuti munculnya ruam kulit. Meskipun daun pare (Momordica charantia L.), bawang merah (Allium cepa L.), dan kunyit (Curcuma longa L.) telah lama digunakan secara empiris untuk membantu mengatasi gejala sarampa, belum terdapat penelitian yang mengombinasikan ketiga bahan tersebut dalam bentuk sediaan lotio serta mengeksplorasi potensi aktivitas biologis senyawa bioaktifnya secara in silico. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk memformulasikan lotio kombinasi ekstrak daun pare, bawang merah, dan kunyit sebagai terapi topikal sarampa serta mengevaluasi potensi aktivitas biologis senyawa penyusunnya melalui pendekatan in silico. Penelitian meliputi analisis in silico, formulasi, dan evaluasi stabilitas fisik sediaan. Senyawa bioaktif diidentifikasi menggunakan basis data KNApSAcK dan dianalisis menggunakan PASS Online berdasarkan nilai Probable Activity (Pa). Tiga formula lotio dengan variasi konsentrasi bahan aktif (F1, F2, dan F3) dibuat dan dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Hasil in silico menunjukkan adanya potensi aktivitas antivirus, antiinflamasi, dan antipiretik. Seluruh formula memenuhi persyaratan karakteristik fisik, memiliki pH yang sesuai untuk kulit, serta menunjukkan stabilitas yang baik. Variasi konsentrasi bahan aktif memengaruhi sifat fisik sediaan, namun seluruh formula masih berada dalam batas yang dapat diterima. Disimpulkan bahwa lotio kombinasi ekstrak daun pare, bawang merah, dan kunyit berpotensi dikembangkan sebagai alternatif terapi topikal alami untuk membantu mengatasi gejala sarampa dengan stabilitas fisik yang baik. Kata kunci: sarampa, pare, bawang merah, kunyit, studi in silico.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Kesehatan > Farmasi | |||||||||
| Depositing User: | imam rismar | |||||||||
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 05:43 | |||||||||
| Last Modified: | 10 Jun 2026 05:43 | |||||||||
| URI: | http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6348 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
