FORMULASI DAN UJI DAYA HAMBAT SALEP EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) TERHADAP BAKTERI Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) PENYEBAB INFEKSI FURUNKEL

Nurjannah, Ahwat (2026) FORMULASI DAN UJI DAYA HAMBAT SALEP EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) TERHADAP BAKTERI Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) PENYEBAB INFEKSI FURUNKEL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO.

[img] Image
Sampul_221320074.pdf - Cover Image

Download (25kB)
[img] Text
PENDAHULUAN_221320074.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text
BAB_221320074.pdf - Submitted Version

Download (621kB)
[img] Text
LAMPIRANN_221320074.pdf - Supplemental Material

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Infeksi kulit seperti furunkel yang disebabkan oleh Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) menjadi masalah kesehatan akibat meningkatnya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi aktivitas antibakteri salep ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap MRSA. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan post-test control group design. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antibakteri. Ekstrak diformulasikan dalam konsentrasi 5%, 15%, dan 25%. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi persyaratan fisik dengan pH berada pada angka 5, daya sebar 5–7cm, daya lekat yaitu >4 detik, dan viskositas berada pada angka 2.000–50.000 cPs. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi sumuran, yang menunjukkan diameter zona hambat pada konsentrasi 5%, yaitu sebesar 11mm, 15% berada 12,41mm dan 25% yaitu 14,5mm, sedangkan kontrol positif sebesar 22mm dan pada kontrol negatif tidak menunjukkan zona hambat, dikarenakan semakin tinggi konsentrasi ekstrak, semakin besar daya hambat yang dihasilkan. Konsentrasi 25% menunjukkan aktivitas antibakteri paling optimal terhadap MRSA. Dengan demikian, salep ekstrak daun jambu biji berpotensi sebagai alternatif terapi topikal untuk infeksi kulit akibat MRSA Kata kunci: Psidium guajava, MRSA, salep, antibakteri, furunkel

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsID/NIDN/NIDK
Thesis advisorUmar, AnugrahNIDN0924048508
Thesis advisorNur Annisa, RahmawatiNIDN0912099301
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Ahwat Ahwat Nurjannah
Date Deposited: 16 Jul 2026 02:09
Last Modified: 16 Jul 2026 02:09
URI: http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6391

Actions (login required)

View Item View Item