PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA DI SEKOLAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARA UTARA KOTA

Suryani, Lilis (2026) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa Oleifera) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI ANEMIA DI SEKOLAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS WARA UTARA KOTA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO.

[img] Image
Sampul_221350003.pdf - Cover Image

Download (76kB)
[img] Text
Pendahuluan_221350003.pdf - Submitted Version

Download (978kB)
[img] Text
BAB_221350003.pdf - Submitted Version

Download (397kB)
[img] Text
Lampiran_221350003.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan, kemampuan belajar, dan kesehatan reproduksi. Di Kota Palopo, prevalensi anemia pada remaja putri masih cukup tinggi. Kepatuhan konsumsi tablet tambah darah yang rendah mendorong perlunya alternatif penanganan. Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) kaya zat besi, vitamin C, dan protein yang berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin secara alami dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dengan pre-test and post-test control group design. Sampel berjumlah 34 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n17) serta kontrol (n17) dan menggunakan uji analisis Wilcoxon Signed-Rank Test untuk mengolah data. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin kelompok intervensi meningkat dari 10,78±1,00 g/dL menjadi 13,25±1,21 g/dL setelah pemberian ekstrak daun kelor selama 14 hari. Pada kelompok kontrol, kadar hemoglobin meningkat dari 10,75±0,77 g/dL menjadi 11,18±0,77 g/dL. Uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok (p<0,05). Uji Independent Sample T-Test menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05). Pemberian ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) selama 14 hari terbukti meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Terdapat perbedaan peningkatan kadar hemoglobin yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p<0,05), sehingga ekstrak daun kelor berpotensi menjadi alternatif dalam penanganan anemia pada remaja putri. Kata Kunci: anemia, remaja putri, ekstrak daun kelor, kadar hemoglobin

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsID/NIDN/NIDK
Thesis advisorMarwan, Ummi KalsumNUPTK4534764665230382
Thesis advisorPuli, TenriNUPTK8160770671230363
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan > Gizi
Depositing User: Lilis Suryani
Date Deposited: 28 Aug 2026 06:17
Last Modified: 28 Aug 2026 06:17
URI: http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6884

Actions (login required)

View Item View Item