FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN BALSEM STICK DARI KOMBINASI RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) WILD) SEBAGAI ANALGESIK

M Aulia, Firda (2026) FORMULASI DAN UJI MUTU FISIK SEDIAAN BALSEM STICK DARI KOMBINASI RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga L.) DAN LENGKUAS (Alpinia galanga (L.) WILD) SEBAGAI ANALGESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALOPO.

[img] Image
Sampul 231320120.pdf - Cover Image

Download (191kB)
[img] Text
Pendahuluan 231320120.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text
BAB 231320120.pdf - Submitted Version

Download (1MB)
[img] Text
Lampiran 231320120.pdf - Supplemental Material

Download (2MB)

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat sehingga diperlukan alternatif pengobatan yang efektif dan aman. Rimpang kencur (Kaempferia galanga L.) dan lengkuas (Alpinia galanga (L.) Wild) mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan balsem stick kombinasi ekstrak etanol rimpang kencur dan lengkuas, mengevaluasi mutu fisiknya, serta mengetahui efektivitas analgesiknya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan lima kelompok, yaitu kontrol negatif, Formula 1 (ekstrak etanol lengkuas 7,5% dan kencur 1%), Formula 2 (7,5% dan 2%), Formula 3 (7,5% dan 3%), serta kontrol positif. Evaluasi mutu fisik meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, iritasi, dan titik lebur selama empat minggu. Efektivitas analgesik diuji pada 25 panelis menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), kemudian dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan uji Post Hoc Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik. Formula 2 dan Formula 3 memberikan rata-rata penurunan skor nyeri masing-masing sebesar 2,2 dan 2,6 sehingga memenuhi kriteria efektivitas analgesik, sedangkan Formula 1 hanya menurunkan skor nyeri sebesar 0,8. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan antar kelompok (p<0,001). Formula 3 merupakan formula terbaik karena memiliki kestabilan fisik yang baik dan memberikan efek analgesik tertinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
ContributionContributorsID/NIDN/NIDK
Thesis advisorSamsi, Syahril AlNIDN0918058803
Thesis advisorMakkasau, SuhandraNIDN0909108501
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Kesehatan > Farmasi
Depositing User: Firda Aulia M
Date Deposited: 06 Aug 2026 06:04
Last Modified: 06 Aug 2026 06:04
URI: http://repository.umpalopo.ac.id/id/eprint/6775

Actions (login required)

View Item View Item